Travelling

Malioboro, Jalan Kenangan yang Tak Terlupakan

 


 

940c626ae2dbad5f93197a71611485c3
Foto : malioboro_insta
Kalau ditanya obyek wisata apa yang menjadi ikon kota Yogyakarta, pasti sudah tahu kan ya bahwa jawabannya adalah jalan Malioboro? ☺
 
Yup, siapapun yang datang ke kota pelajar ini belum afdol kalau belum foto atau menginjakkan kaki di jalan penuh kenangan ini. Kenapa disebut sebagai jalan kenangan? Hemmmm… tidak lain dan tidak bukan karena jalan Malioboro adalah jalan bersejarah yang sudah ada sejak tahun 1750-an. 
 
Untuk kamu ketahui,  jalan Malioboro diambil dari nama sebuah jalan dalam kitab Ramayana, yaitu ‘Malyabhara” yang artinya jalan yang mengenakan bunga (jalan istimewa). Nah, karena pengaruh ucapan aksara Jawa A dibaca O, maka jadilah sebutannya adalah jalan Malioboro.
 
Di sepanjang jalan kenangan ini kamu tidak hanya bisa berbelanja atau berjalan-jalan sepuasnya. Ada beberapa obyek bersejarah masa lalu yang menunggu untuk kamu datangi, seperti Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, Gedung Agung, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret. Agak selatan sedikit kamu dapat melihat dari dekat wilayah Kraton Yogyakarta di komplek Alun-alun Selatan (Alun-alun Kidul). Sementara di bagian utara terdapat Stasiun Kereta Api Tugu dan tidak lupa berdiri tegak di tengah perempatan lampu merah adalah Tugu Yogyakarta.
.
497e873466a17cb2246106e83689a0be
Foto : malioboro_insta
.
.
Menurut legenda dan kepercayaan masyarakat Yogya, antara Gunung Merapi, Tugu Yogya, Kraton, dan Pantai Parangtritis terdapat satu garis imajiner lurus yang menghubungkan tempat tersebut. Entah apa maksudnya, tapi legenda ini tetap menjadi misteri hingga saat ini, bahwa penguasa di Gunung Merapi memiliki hubungan erat dengan penguasa di Pantai Parangtritis.
.
Oke, kita tinggalkan yang berbau mistis yak. Lanjut fokus ke hal apa saja sih yang harus kamu perhatikan saat berkunjung ke Malioboro :
.
.
Selasa Wage
.
Dikutip dari situs Pikniekdotcom, setiap hari Selasa Wage adalah hari bersih-bersih bagi warga Malioboro. Jadi jangan heran apabila pada hari itu tidak terdapat pedagang yang berjualan, alias libur selama 24 jam.
.
.
Pegang Erat Tasmu
.
c414e9f4011c275dc8846c8db4fddd97
Foto : malioboro_insta
.
.
Bukan rahasia lagi jika di Malioboro banyak tangan-tangan jahil yang mencari kesempatan dalam kesempitan merogoh tas dan mengambil dompetmu. Selalu dekap erat barang bawaanmu dan taruh dibagian depan.
.
.
Tawar Barang 30% dari Harga Jual
.
Ingin dapat harga murah di Malioboro? Jangan malas menawar dan membandingkan harga dari satu penjual ke penjual lainnya yess! Lakukan penawaran dengan kalimat yang sopan sampai 30% dari harga yang ditawarkan penjual. Kalau belum boleh, tak ada salahnya kamu pergi dahulu ke penjual lainnya sekalian survei harga lain.
.
.
Lapar? Cari Lesehan yang Ramai dan Ada Daftar Menu dan Daftar Harganya
.
Semakin malam jalan Malioboro semakin ramai dan dipenuhi oleh para penjual makanan lesehan. Aneka lesehan gudeg, bebakaran, sea food, menanti untuk kamu santap dan nikmati. Tapi eitsss… tunggu dulu. Jangan terburu nafsu. Cari tempat lesehan yang banyak pengunjungnya dan jelas daftar harganya. Bukan rahasia lagi jika di beberapa tempat makan ada yang mematok harga tidak wajar, terutama untuk wisatawan dari luar Yogya.
.
.
Foto di Depan Tulisan “Malioboro”
.
2d493b910f3e49da673d668a62f9718e
Foto : malioboro_insta
.
.

Saat ini, kawasan jalan Malioboro mulai berbenah diri dan tampak lebih tertib dan bersih dari sebelumnya. Sepanjang trotoar yang dulu dipenuhi pedagang kaki lima dan dijadikan area parkir mulai dibangun taman-taman dan diberi kursi santai untuk tempat duduk-duduk mereka yang kelelahan, atau sekedar ingin berfoto selfie. Nah, bicara tentang foto, jangan lupa ya untuk selfir di depan plang tulisan “Malioboro” yang sangat ikonik itu. Plang berwarna hijau itu adalah pertanda bahwa kamu sudah berhasil menginjakkan kaki di jalan legendaris ini.

.

Okee… gimana? Kangen pengen ke Yogya lagi? Hayolahhh, siapa takuttt??!!

Yogya adalah kota ramah, murah meriah, dan penuh santun yang dijamin akan selalu ada di hatimu dan membawa kenangan indah saat kamu kembali ke daerah asalmu lagi… ☺❤

Iklan
Budaya

Batik

_20170906_195132

Siapa yang tidak kenal kain satu ini?

Berawal dari kekayaan ragam budaya Indonesia, kain Batik telah menjelma menjadi budaya nasional kebanggaan masyarakat kita, bahkan dalam dunia internasional.

Batik Yogya, batik Solo, batik Purwokerto, batik Cirebon. Ada lagi yang tahu ragam kain batik di daerah lain? 🙂
Semua memiliki corak khas berbeda & ragam desainnya masing-masing.
Bahkan ada beberapa motif batik yang penggunaannya tidak bisa sembarangan. Hanya boleh digunakan oleh keluarga Raja & keturunannya dalam acara-acara adat tertentu.

Seiring perkembangan jaman, kain batik yang dulunya tampak begitu formal (ditunjang oleh motif & jenis kain yang digunakan), semakin lama semakin membudaya (baca : fleksibel) untuk digunakan sehari-hari.
Kain yang digunakan tidak harus tebal. Yang penting nyaman, adem & terasa ringan.

IMG_20170905_123818

IMG_20170905_120942

Beberapa foto kain batik ini adalah kain batik halus untuk pemakaian sehari-hari.

IMG_20170905_123750

Dari segi harga pun kain-kain ini sangat bersahabat, ditunjang oleh aneka motif dengan warna-warni yang cerah. Cocok sebagai bingkisan atau kado untuk pernikahan keluarga atau kerabat. 😍 Maaf yaa fotonya ada yang blur, efek kamera yang overlighting.. 😅

Jadi gimana, masih enggan kah menggunakan BATIK ?? 😉